yes, we have to be grateful because God still give us days to Smile :)

Selasa, 30 November 2010

Langkah Kaki Kita Cukup Untuk Mengelilingi Dunia Empat Kali

Ada ilmu baru.

Setiap hari ketika kita melakukan aktivitas banyak sekali gerakan dari tubuh kita, salah satunya adalah berjalan. Kaki yang kita gunakan untuk berjalan ternyata sangat kuat dan hebat sekali. Menurut berita yang dikutip oleh salah satu akun di twitter yaitu “FaktanyaAdalah” langkah  kaki kita jika diakumulasikan cukup untuk mengelilingi dunia sebanyak empat kali. Menakjubkan bukan? Lalu mengapa bisa begitu?
Tentu saja bisa, hal ini bukan hal yang mustahil jika dimekanisasikan dengan analogi yang logis. Menurut akun dari Twitter ini rata rata manusia berjalan mencapai 10.000 langkah setiap harinya. Hal itu sama dengan 115.000 mil seumur hidup. Itu cukup untuk mengelilingi dunia sebanyak empat kali, karena luas dunia itu sendiri sebesar 28.750 mil.


Pencekaman Otak Oleh Radiasi Sinyal Elektronik

               Akhir-akhir ini di masa globalisasi yang dimana teknologi membludak perkembangannya, mengakibatkan masyarakat sebagai konsumennya menjadi candu akan barang elektronik yang berbasis hi-tech. Salah satunya yang sangat digandrungi oleh masyarakat adalah telepon genggam. Telepon genggam atau handphone menjadi sangat favorit karena dengan ukurannya yang kecil tetapi multifungsi, tidak hanya sebagai alat komunikasi tetapi karena ada fitur-fitur yang lainnya seperti  yang sudh kita ketahui. Hal itu menyebabkan masyarakat tidak mau berpisah dengan barang ini, sampai ketika sedang tidur pund handphone berada di samping kepala kita atau kadang malah dibawah bantal kita. That’s what a big problem!. Anda perlu mengetahui dampak bahayanya untuk jangka panjang jika kita melakukan hal ini. Dampak negatifnya adalah otak kita diserang dan mengakibatkan radang otak dan kanker otak hingga mencapai tahap kanker otak akut. Riset ini telah dilakukan oleh Environment Working Group (EWG) yang dikutip oleh detiknews.com. EWG adalah organisasi spesialis lingkungan hidup yang melakukan riset dan advokasi dalam area yang mengandung bahan kimia beracun, dan melindungi anak-anak dari bahan kimia beracun dari produk-produk yang digunakan sehari-hari.
                Berhati-hatilah untuk para pengguna produk yang beradiasi aktif tinggi. Cintai diri anda, jagan sampai terjadi hal yang tidak diingingkan hanya karena kesepelean. Berikut ada tip sebagai solusi untuk anti radiasi :
·         Pakailah sarung bawaan dari produknya, misalnya sarung atau softcase HP. Karena softcase ini mengandung magnet anti radiasi.
·         Gunakan earphone atau headset jika ingin berlama-lamaan melakukan komunikasi melalui HP.
·         Aktifkan “Bedside Mode” jika anda sedang tidur dan HP anda berada didekat anda agar radiasi sinyalnya tidak terlalu kuat.
·         Jangan melakukan telepon ketika HP sedang dalam pengisian baterai atau charging, karena dapat menyebabkan aliran dan radiasi listrik akan masuk ke otak.

Demikian yang dapat saya bagikan. Semoga tips-tips ini bermanfaat dan kita dapat menyayangi diri kita dari benda-benda yang beradiasi sinyal tinggi. Semuanya ada ditangan anda, hanya anda yang berhak untuk memilih.

Pelatihan Keterampilan Bukan Ospek Fakultas

Pada akhir pekan yaitu hari Sabtu dan Minggu tanggal 13 dan 14 November, dimana pada hari itu harusnya saya beristirahat setelah 5 hari penuh lelah dengan kegiatan kuliah. Tetapi semua mahasiswa baru harus mengikuti LKMM PRA TD yang diselenggarakan oleh BEM fakultas saya yaitu BEM FTIF. Setelah mendengar kabar itu, saya hanya bisa mengikuti dan bayangan untuk berisitirahat serta rencana-rencana lainnya telah sirna. Bayangan saya ketika mendengar istilah LKMM PRA TD III FTIF adalah sebuah ospek yang diperuntukkan mahasiswa baru FTIF. Ternyata bayangan itu sangat tidak benar. Saya merasa senang sekali ketika mengikuti kegiatan ini. Denga berdandan ala eksekutif mengenakan dasi dan almamater berwarna biru ITS tercinta.
LKMM PRA TD III FTIF itu sendiri memiliki kepanjangan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Pra Tingkat Dasar ketiga Fakultas Teknologi Informasi. Dari kegiatan ini saya mendapat banyak sekali pelajaran-pelajaran baru yang positif bagaimana memanajemeni diri. Semua mahasiswa baru dibagi dmenjadi 10 kelas, dalam kelas tersebut kita mendapatkan materi-materi untuk keterampilan manajemen diri kita. Mulai dari keterampilan berbicara, pengenalan sifat dan karakter kita seperti apa, mengetahui sasaran dan tujuan hidup kita, bagaimana menyeimbangkan akademis dan berorganisasi, dan sebagainya. Materinya juga tidak membosankan karena banyak diselingi dengan game-game yang berkaitan dengan materi yang disampaikan. Kegiatan ini diselenggarakan untuk menumbuhkan jiwa-jiwa pemimpin dalam diri seorang mahasiswa baru yang menapaki kehidupan kampus. Kita sendiri sebagai mahasiswa baru yang masih sedang dalam proses adaptasi merasa jika kegiatan ini dapat mendukung proses adaptasi kita dan kita memiliki bayangan akan jadi seperti apakah diri kita ini.
Pada penutupan acara ini, kami semua mahasiswa baru FTIF berkumpul dilapangan dan bersatu berkerjasama untuk menggambar logo dari BEM FTIF diatas kertas yang besar. Kemudian adu yel-yel dan jargon dari masing-masing kelas. Terakhir adalah penutupan dengan menampilkan foto-foto kami dalam keadaan candid dan kami semua tertawa ketika melihat foto-foto yang diambil secara tidak sadar.

Jumat, 26 November 2010

Tidak Sulit Untuk Menulis Luar Biasa

Tidak Sulit untuk Menulis yang Luar Biasa
Dalam benak saya, saya merasa jika menulis itu dibutuhkan ketekunan dan ketika pada saat kita menulis dibutuhkan pemikiran otak yang sistematis agar tulisan kita dapa terstruktur dengan rapi. Hambatan yang saya rasakan adalah bagaimana menghubungkan ide-ide  yang anda untuk dituliskan agar terbentuk sebuah tulisan yang memiliki alur terstruktur. Selain itu ketika saya berpikir, saya sadar bahwa sebenarnya apa yang kita tulis bukan hanya dinikmati oleh diri kita sendiri tetapi kita menulis juga diperuntukkan orang lain baik yang berkaitan atau tidak. Oleh karena itu saya juga berpikir bagaiman tulisan saya dapat dipahami dan diterima oleh banyak orang hingga mereka mengerti apa yang saya maksud. Kebetulan sekali ada kuliah tamu untuk mata kuliah Keterampilan Interpersonal di jurusan saya yang membahas tentang menulis populer . Topik menulis populer ini disampaikan oleh Bapak Rudi Santoso.
Dengan menyimak materi menulis populer yang disampaikan oleh Bapak Rudi Santoso, ternyata pada materi ini segala problematika dalam menulis memiliki solusi dan tips-tips khusus agar tulisan kita dapat dipahami oleh masyarakat. Satu kata yang paling bermakna yang saya dapatkan dalam kuliah tamu ini adalah “sederhana”. Ya benar, menulis itu sederhana agar mudah dipahami. Hanya tulisan dengan bentuk yang sederhana tetapi penuh dengan makna yang membuat tulisan kita dapat diterima oleh orang-orang yang terbagi atas lapisan-lapisan yang berbeda-beda. Menulis itu mudah, yang dapat mendorong kita untuk menulis adalah setelah kita mendengar, melihat, dan membaca. Oleh karena itu sebelum menulis kita harus memahami keadaan pembaca bagaimanakah wawasan mereka dalam membaca sebuah tulisan. Berikut ini adalah beberapa tips yang saya dapat untuk membantu kita dalam menulis agar tulisan kita dapat menjadi lebih dari biasa, yaitu :
·         Dalam sebuah kalimat sebaiknya hanya memiliki maksimal 15 kata.
·         Memiliki subyek, predikat, obyek, dan keterangan (S P O K)
·         Menuliskan kalimata dengan urutan yang jelas, menuliskan masalah kemudian diberikan solusi atau menuliskan sebab kemudian dijelaskan akibatnya.
·         Sebuah tulisan efektifnya terdiri dari 2 sampai 3 paragraf.
·         Hindari istilah asing yang tidak dikenal.
·         Gunakan istilah populer yang reliable dan rasional.
·         Hindari jargon, singkatan, dan akronim  karena dapat meghambat proses penalaran pembaca.
·         Detil yang relevan
Tulisan yang luar biasa adalah ketika semua orang membaca tulisan kita dengan respond yang positif. Dalam artian tulisan kita telah dapat dipahami dan diterima oleh orang lain dan memiliki makna bagi orang lain dengan bobot tulisan sederhana tapi kuat yang telah kita buat. Untuk itu kita harus berempati, tahu betul siapa yang akan membaca tulisan kita. Jangan menyiksa pembaca dengan ukuran spasi, ukuran huruf, dan warna yang membuat pembaca menjadi tidak nyaman. Kita juga perlu memahami bahwa masyarakat memiliki tingkat pengetahuan yang berbeda-beda dari wawasan yang sempit sampai yang luas.
Demikian yang dapat saya bagikan atas ilmu dan tips-tips yang saya. Semoga imu dan tips-tipsnya dapat diaplikasikan dan hasilnya memuaskan. Hilangkan semua pikiran negatif tentang bagaimana susahnya menulis. Menuis itu mudah dan sederhana. Semoga cerita saya ini bermanfaat dan membangkitkan semangat untuk menulis J

Jumat, 19 November 2010

Tulisan-Tulisan untuk Keterampilan Interpersonal

Saya Adalah Seorang Mahasiswa ITS
                Tepat pada tanggal 13 Maret 2010 hari Sabtu, saya mengikuti ujian masuk Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Persiapan  saya dalam mengahadapi tes ini hanya bermodal optimis dan yakin pasti bisa. Gedung pasca sarjana yaitu tempat tes saya sudah ramai padahal waktu belum menunjukkan bahwa tes akan segera dimulai. Saya langsung masuk dan mencari tempat duduk yang bertuliskan nama saya, Fenty Rizky Aprilian dan nomer tes 7101100108. Awalnya saya agak bingung mencari tempat duduk sampai saya harus berkeliling, ternyata tempat duduk saya berada di paling depan. Kemudian saya langsung duduk tenang dan menyiapkan peralatan untuk mengerjakan ujian ini. Soal mulai dibagikan dan saya sedikit terkejut, “wow , buku soalnya  tebal sekali.” Ya benar, setelah saya buka soal yang paling banyak adalah soal-soal hitungan dan analogi yang berbasiskan ilmu pengengetahuan alam. Sebelum mengerjakan saya hanya bisa berdoa agar diberi kemudahan. Semua tahapan tes saya jalani, mulai dari Tes Potensi Akademik, Tes Psikotes, dan Tes Bahasa Inggris. Ketiga thapan tes itu tidak hanya membuat otak saya lelah, tetapi juga tangan kanan saya karena harus melingkari jawaban yang jika ditotalkan sebanyak 300 soal.
Jujur sebenarnya saya setengah yakin ketika mengikuti ujian masuk ini, tetapi saya optimis saja. Yang mendorong saya untuk menjadi kuat dan terus maju untuk mengikuti ujian masuk ini adalah orang tua saya tercinta. Meski pun banyak teman-teman saya disekolah menanyakan apakah saya yakin bisa masuk ITS yaitu institut yang bersifat teknik, sedangkan latar belakang saya di SMA adalah ilmu sosial. Satu setengah bulan kemudian pengumuman tes diumumkan. Semula saya tidak tahu jika saya tidak dikabari oleh teman saya yang sama-sama mengikuti tes. Saya sangat berap-harap cemas. Karena ketika itu saya masih menjalani ujian sekolah
... To Be Continued

Jumat, 05 November 2010

Perkenalan :)

Nama : Fenty Rizky Aprilian
Nama panggilan : Fenty
TTL : Tabalong-Kalsel, 1 April 1992
Universitas : Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
Jurusan : Sistem Informasi/FTIF
NRP : 5210100027

Contact me : fentyaprilian@gmail.com/fenellybelly@yahoo.com